Guru SMAN 1 Jonggat Ikuti Pelatihan Advokasi Implementasi G7KAIH, UKS, Kepanduan dan Ekstrakurikuler

Lombok Tengah, 20 Agustus 2026 — Guru SMA Negeri 1 Jonggat mengikuti kegiatan Pelatihan/Advokasi Implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Kepanduan dan Ekstrakurikuler yang diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 19–20 Agustus…

Lombok Tengah, 20 Agustus 2026 — Guru SMA Negeri 1 Jonggat mengikuti kegiatan Pelatihan/Advokasi Implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Kepanduan dan Ekstrakurikuler yang diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 19–20 Agustus 2026, bertempat di Hotel Swiss-Belcourt Lombok. Diikuti oleh 10 sekolah yang terpilih menjadi pelaksana Gerakan sekolah sehat pada tahun 2024. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman dan kesiapan satuan pendidikan dalam mengimplementasikan berbagai kebijakan pendidikan secara nyata di lingkungan sekolah.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan penguatan materi terkait Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen), khususnya kebijakan yang berkaitan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH). Selain itu, peserta juga membahas konsep sekolah aman dan nyaman, serta penguatan pelaksanaan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler sebagai satu kesatuan dalam mendukung perkembangan peserta didik secara utuh.

Kegiatan tidak hanya dilaksanakan dalam bentuk pemaparan materi, tetapi juga melalui diskusi dan aktivitas kerja kelompok. Para peserta diminta mengisi Lembar Kerja (LK) yang berisi pemetaan dan rencana implementasi G7KAIH di sekolah masing-masing. Melalui lembar kerja tersebut, peserta mengidentifikasi berbagai kegiatan yang telah berjalan sekaligus merancang langkah penguatan yang perlu dilakukan di satuan pendidikan.

Peserta juga menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bentuk komitmen untuk memastikan hasil pelatihan dapat diimplementasikan di sekolah. RTL tersebut nantinya menjadi salah satu bahan persiapan dalam menghadapi monitoring dan evaluasi yang akan dilakukan oleh BPMP NTB.

Bagi SMAN 1 Jonggat, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk terus memperkuat budaya positif sekolah dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, sehat, berkarakter, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Implementasi G7KAIH diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari seluruh warga sekolah. Dengan kolaborasi antara guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan, SMAN 1 Jonggat berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang mampu membentuk generasi sehat, berkarakter, mandiri, disiplin, dan berprestasi.

SMAN 1 Jonggat — Bersama Membangun Generasi Hebat, Berkarakter, dan Berprestasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *