Hari ini SMA Negeri 1 Jonggat Dimulai Tatap Muka Terbatas

Bagikan artikel ini ke:

Jonggat-setelah sekian lama, pada hari ini Senin tanggal 12 Oktober 2020 SMA Negeri 1 Jonggat telah melakukan kegiatan pembelajaran. Atas izin Dikbud NTB, melalui Kantor Cabang Dinas Dikbud Lombok Tengah, SMA Negeri 1 Jonggat melakukan pembelajaran dengan bentuk tatap muka terbatas. Anak didik menjadi bersemangat ditandai dengan kepatuhan mentaati ketentuan protocol covid-19.

Kegiatan tatap muka terbatas akan berlangsung selama 2 minggu yang akan berakhir pada tanggal 24 Oktober 2020 kemudian dilakukan evaluasi tatap muka terbatas. Sangat beruntung SMA Negeri 1 Jonggat dibolehkan melakukan tatap muka terbatas berdasarkan evaluasi simulasi tatap muka yang pernah dilakukan beberapa minggu yang lalu. SMA Negeri 1 Jonggat telah dapat mematuhi protocol kesehatan covid-19 seperti seluruh civitas SMA Negeri 1 Jonggat telah memperhatikan physcal distance dan menjauhi berkerumun. Ketersediaan air atau dan handsanitezer yang tersebar di seluruh kelas. Begitu juga pemakaian masker yang wajib dipakai setiap hari dan ditambah faceshield dll. Item-item telah dipenuhi sehingga SMA Negeri 1 Jonggat dianggap sangat siap melakukan pembelajaran tatap muka terbatas.

Menurut kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jonggat, selain itu, kita yang berada di Lombok Tengah berada pada zona kuning telah menguntungkan dan menguatkan SMA Negeri 1 Jonggat dibolehkan untuk melakukan tatap muka terbatas. Beberapa sekolah pada ini pula sedang melakukan simulasi untuk dapat melakukan tatap muka terbatas pada hari berikutnya.

Kegiatan pembelajaran di SMA Negeri 1 Jonggat dengan tatap muka terbatas merupakan bentuk kegiatan pembelajaran yang tetap mengacu pada protocol covid-19. Skema yang digunakan adalah anak didik dibagi dalam 2 shift yaitu kelompok A dan kelompok B dengan waktu belajar dibagi dua antar pukul 07.30 wita sampai dengan pukul 12.00 wita. Seperti pada hari Senin, kelompok A masuk pada pukul 07.30 sampai dengan pukul 09.00 wita. Kelompok B masuk pukul 09.30 wita sampai dengan pukul 12.00 wita. Duduk anak didik juga diatur dengan model zigzag. Begitu juga kedatangan dan kepulangan sangat rawan terjadi keurumunan, oleh sebab itu sekolah mengatur waktu kedatangan setiap kelas antara pukul 07.00 wita sampai 07.30. Kepulangan juga diatur ritme menurut kelasnya. Dalam edaran dikbud NTB itu juga sangat ditekankan untuk tidak membuka kantin sekolah sebagai upaya menghidari kerumunan dan penumpukan orang. Begitu juga dianjurkan membentuk satuan tugas (satgas) covid-19 tingkat sekolah yang terdiri dari wakil kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling dan dari unsur anak didik. SMA Negeri 1 Jonggat memilih anak didik yang tergabung dalam paskibraka dan PMR SMA Negeri 1 Jonggat. Edaran ini telah dikejawantahkan dalam protocol(zar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *