Gema Nyaring Pojok Ekspresi Edisi “ADEM NAON” SMA Negeri 1 Jonggat

Bagikan artikel ini ke:

Jonggat-Acara Pojok Ekspresi “Adem Naon” yang diadakan di SMA Negeri 1 Jonggat berlangsung sangat meriah. Dengan tidak kurang dari sebelas antraksi anak-anak didik SMA Negeri 1 Jonggat telah memukau para hadirin di lokasi maupun yang menonton live streaming melalui youtube resmi, SMA Negeri 1 Jonggat channel. Dengan viewer yang menonton melalui kanal SMA Negeri 1 Jonggat pada hari kegiatan telah ditonton lebih dari 2 ribu orang dengan 1000 lebih subscriber, mengalahkan rating tertinggi SMA lain yang tidak lebih dari  1800 viewer. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Aidy Furqon, M.Pd mengapresiasi kegiatan Pojok Ekspresi yang diadakan di SMA Negeri 1 Jonggat sebagai kegiatan yang paling sukses.

Tepat pukul 16.00 wita pada hari Sabtu tanggal 26 November 2020, event ini dimulai dengan segment pertama Permainan dan Olah Raga Tradisional. Pada  segment ini penonton disajikan permainan Bulang, temple, Kedang kali Bonter, lompat tali, silat dan karate. Permainan-permainan ini asli dan berkembang di Gumi Sasak menjadi permainan kesukaan anak-anak tempo dulu. Permainan –permainan ini oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB diunggah kembali dalam program Pojok Ekspresi, sebagai upaya merawat kearifan lokal agar tetap hidup dan dikenali oleh anak-anak didik. Sedangkan dua yang terakhir telah menjadi ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Jonggat. Anak-anak didik bermain dengan penuh antusias.

Segment kedua terdiri dari pementasan seni kreatif, prestasi dan inovasi. Pada segment ini anak-anak didik melakukan improving dengan memusikalisasi puisi “ Gunung Tambora” karya Dinullah Rayes menjadi musik yang mampu menghipnotis penonton nan fly. Kemerduan penyanyinya semakin bertambah setelah lagu “Bedede”  dilantunkan, lagu yang dipopulerkan oleh Tami Aulia. Talenta anak-anak didik SMA Negeri 1 Jonggat benar-benar tereksplorasi penuh kejutan.

Segment ketiga menampilkan obrolan inspiratif yang menjadi segment bengkis tergambar bahwa talenta tersebut tidak berdiri sendiri. Talenta-talenta tersebut berkembang dengan baik setelah ada kerja sama dan kemauan semua pihak untuk maju bersaama, Dengan Iman untuk Ilmu dalam Amal. Segment ini menampilkan sosok tokoh-tokoh yang  berprestasi, seperti Massari Inong Tanauran, merupakan anak didik yang memiliki prestasi pada debat dalam Bahasa Inggris, Lalu Muhammad Alfan Maulana, Peserta didik yang sangat berkembang talentanya pada olah raga taekwondo. Dengan prestasinya yang gemilang telah mempersembahkan banyak tropi  untuk sekolah. Faruk Hidayat pada olah raga karate. Cabang olah raga ini juga banyak mempersembahkan tropi untuk sekolah pada beberapa tahun terakhir. Oleh sebab itu Gazi Ahmad Bafadal, sebagai pelatih karate mendapat kehormatan membagi pengalaman kepada khalayak tips agar anak didik berkebang dan berprestasi.  

Tidak lupa pula tokoh penting lainnya yaitu kepala SMA Negeri 1 Jonggat Dr. Dian Iskandar Jaelani, MA yang terus memberi memotvasi semua civitas SMA Negeri 1 Jonggat, anak didik dan segenap pendidik untuk selalu mengerjakan tanggung jawab masing-masing. Jika tanggung jawab telah dijalani tentunya seperti kata pepatah, “Hasil tidak mungkin mengkhianati proses. Dan terakhir apresiasi kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi NTB atas kegiatan ini. Beliau bangga dan mengapresiasi kesuksesan acara ini dan berharap acara ini dapat memotivasi anak-anak didik untuk terus berkembang ke arah yang lebih baik dan berkemajuan.   Pojok Ekspresi merupakan salah satu program unggulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB. Program ini satu-satunya di Indonesia yang dimaksudkan sebagai bagian penting untuk membangun karakter dan kepribadian anak-anak didik yang Belajar dari Rumah (BDR). Seperti saat normal yang, anak-anak didik disamping belajar di sekolah juga memilih ekstrakurikuler sebagai wahana pengembangan diri. Anak-anak didik selama ada covid-19, tetap dapat belajar melalui BDR juga dapat terus mengembangkan diri mereka melalu program Pojok Ekspresi. Jika sekolah lain mengambil lokasi kegiatan di kantor Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi NTB, maka SMA Negeri 1 Jonggat dikabulkan permohonannya untuk mengadakan kegiatan tersebut di sekolah. Dengan demikian, selain SMA Negeri 1Jonggat, Pojok Ekspresi diadakan di SMA Negeri 1 Selong Lombok Timur.(zar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *