SMA di NTB Pilih Terapkan MPLS Daring, Manfaatnya Banyak

Bagikan artikel ini ke:

KOTA BIMA-Kegiatan MPLS jenjang SMA masih terus berlangsung. Selain tatap muka, sejumlah sekolah juga memanfaatkan pelaksanaannya menggunakan metode daring.

”Kami full daring,” kata Kepala SMAN 1 Kota Bima Dedy Rosadi, pada Lombok Post, Selasa (21/7/2020).

Daring dipilih karena pihaknya tidak ingin gegabah. Mereka bertekad secara patuh menjalankan surat edaran Gubernur NTB dan instruksi Dinas Dikbud NTB, supaya sekolah lebih mengoptimalkan layanan daring.

”Kami terus mengasah kemampuan, supaya lebih bisa beradaptasi juga dengan era digital,” tegasnya.

Tercatat 320 siswa kelas X mengikuti MPLS daring. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dari 20-22 Juli. Hari pertama diikuti 86 siswa dan hari kedua 65 siswa. ”Sisanya akan mengikuti hari Rabu (hari ini,Red),” ujarnya.

Selama MPLS daring, SMAN 1 Kota Bima memanfaatkan sejumlah aplikasi. Mereka mengkombinasikan layanan zoom meeting dan google classroom.  Zoom meeting sebagai media video conference untuk menyapa dan menyampaikan materi secara lisan. Sedangkan pengiriman materi secara tertulis menggunakan aplikasi google classrom.

Materi yang disampaikan sesuai inti dari MPLS. Pengenalan lingkungan sekolah, guru dan para staff serta yang paling penting, pengumuman terkait kelanjutan pembelajaran BDR tahap II.

”Pelaksanaannya pun berdurasi 1-1,5 jam ya, pada siang hari, karena pagi hari, guru-guru kami memantau jalannya BDR bagi kelas XI dan XII, biar jalan bersama,” terang Dedy.

Dirinya mengatakan, penggunaan media daring berjalan lancar. Selama pelaksanaan dua hari, tidak ada kendala yang berarti. Lantaran semua siswa kelas X bisa mengakses situs resmi sekolah, untuk mendapatkan informasi MPLS daring tersebut.

”Sangat efektif ya,” tegasnya.

Selain itu, kekhawatiran tentang pemilihan peminatan juga tidak menjadi kendala berarti bagi sekolah. SMAN 1 Kota Bima sudah memfasilitasi siswa dalam hal memilih peminatan. Apakah IPS, Bahasa, dan IPA, dilakukan pada pelaksanaan PPDB.

Polanya dengan memperhatikan nilai rapor dan nilai di Surat Keterangan Lulus (SKL). ”Makanya kita siap MPLS daring, karena kami sudah jauh-jauh hari prepare,” tandas Dedy.

Terpisah, Kepala SMAN 1 Jonggat Lombok Tengah Dian Iskandar Jaelani mengatakan, pihaknya juga menggunakan media daring, untuk kegiatan MPLS.

”Kami melaksanakannya selama tiga hari, dari 21-23 Juli,” ujarnya.

Sebanyak 360 siswa kelas X mengikuti MPLS daring. Untuk kegiatan ini, SMAN 1 Jonggat memanfaatkan kanal Youtube. Sekolah mempersiapkan rekaman video, dari berbagai narasumber yang disesuaikan dengan materi MPLS. Dinas Dikbud NTB, TNI, BNN, tak ketinggalan Polri. Termasuk dari dinas kesehatan karena ada materi tentang sosialisasi pencegahan penyebaran pandemi.

”Kalau dari sekolah, kami sudah siapkan video baik dari pengenalan lingkungan, guru dan staff sampai materi kurikulum, sudah kami rangkum dalam video,” kata dia.

Iskandar menyebut, penerapan MPLS daring sangat efektif dari segi waktu. Yang paling penting adalah keselamatan dan keamanan siswa baru benar-benar diperhatikan.

”Lebih aman persoalan di lapangan dan secara aturan kita ingin patuh, lagi pula kami juga di dukung fasilitas dan SDM memadai,” tegasnya.

Siswa diarahkan mengisi daftar hadir melalui grup WA masing-masing kelas. Mereka harus menulis dikolom komentar dengan menyatakan kehadirannya.

”Kami juga sudah memetakan peminatan anak-anak, karena itu kami sudah siap menggelar MPLS daring,” tandas Iskandar.

Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB Purni Susanto mengatakan, MPLS daring sangat bagus. Bahkan sama sekali tidak mengurangi esensi dari pengenalan lingkungan sekolah itu sendiri.

”Ini juga memberi kesan positif bagi guru, karena merasakan nuansa MPLS yang berbeda dari biasanya,” ujar dia. (yun/r9)

Sumber: https://lombokpost.jawapos.com/pendidikan/22/07/2020/sma-di-ntb-pilih-terapkan-mpls-daring-manfaatnya-banyak/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *